Entri yang Diunggulkan

tata cara sholat dhuha

Sholat Dhuha ini merupakan sholat sunah yang dikerjakan pada waktu dhuha. Waktu dhuha ialah dimana matahari terbit dipagi hari sekitar 7 h...

Minggu, 10 Juli 2016

do'a masuk rumah

do'a masuk rumah










dibaca saat akan memasuki rumah.




بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا ، وَعَلَى اللهِ رَبَّنَا تَوَكَّلْنَا


**Bismillahi walajnaa wa bismillahi kharajnaa wa-alallaahi rabbina tawak-kalnaa**


 Artinya :



 Dengan nama Allah kami masuk rumah, dengan nama Allah aku keluar rumah, serta kepada-Nya aku berserah diri





"













do'a keluar rumah

Do'a keluar rumah












dibaca saat keluar ruumah hendak berangkat pergi












بِسْمِ اللَّهِ ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّه




"Bismilaahi tawakkaltu 'alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi"
 Artinya :
 Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja







Sabtu, 02 Juli 2016

urutan jari tangan menurut islam

assalamualaikum sobat muslim...
hamba akan berbagai sedikit tentang jari nih..
siimak yaa...
Apa makna di balik urutan tinggi jari tangan?
Tidak mudah juga untuk menjawab ini. Mungkin jawaban umumnya adalah hal itu diciptakan agar manusia senantiasa mudah menggenggam atau mencengkeram sesuatu didalam aktivitasnya.
Namun jika saya boleh membaca atas petunjuk Alquran, maka saya simpulkan bahwa rahasia dibalik tinggi jari yang berbeda-beda itu adalah merupakan TANDA perjalanan kehidupan manusia itu sendiri.
Mari kita segera telusuri.
1. Jari kelingking. (Zaman Adam)
Mengapa saya simpulkan bahwa jari kelingking adalah zaman Adam?
Kita harus pahami bahwa bahasa Alquran dibaca dengan cara dimulai dari kanan ke kiri. Dan nama Allah yang tercetak di jari kita pun, huruf Alif nya adalah jari kelingking.
Dari itulah saya simbolkan bahwa Jari Kelingking adalah zaman Adam. Karena memang Adam lah Manusia Pertama.
2. Jari Manis. (Zaman Idris)
Lihatlah gambar dibawah. Mengapa setelah Kelingking, terdapat Jari Manis yang ukurannya lebih tinggi dari Jari Kelingking itu?
jari_muslim
Itu mengartikan bahwa kehidupan yang di jalani oleh masyarakat manusia di zaman Idris sungguh memiliki peradaban yang lebih tinggi di banding ketika zaman Adam. Alias semakin berkembang.
Tidak heran juga mengapa sosok Budha yang tergambar duduk di tengah BUNGA TERATAI adalah melambangkan bahwa TERNYATA masyarakat manusia pada zaman itu sudah mampu melakukan perjalanan sampai ke Planet terujung, yakni planet Sidratul Muntaha. (TERATAI tempat berhenti). Dan Budha adalah orang yang memang di duga sosok Nabi Idris. Dan beliau sendiri menjadi simbol Miraj bagi kaumnya pada zaman itu.
Surat 50/36 :
“Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, maka mereka (yang telah binasa itu) telah pernah menjelajah di berbagai negeri…“
Lebih lanjut, berbagai penemuan puluhan benda kuno namun canggih yang oleh ilmuwan disebut sebagai bukti kehebatan dari cerdasnya masyarakat zaman dahulu itu secara tidak langsung menggenapi analisa ini.
3. Jari Tengah (Zaman Nuh).
Mengapa Jari Tengah ukurannya lebih tinggi dari 2 jari sebelumnya, Jari Manis dan Jari Kelingking?
jari_muslim
Itu menandakan bahwa kehidupan masyarakat manusia di zaman Nuh adalah zaman Puncak peradaban. Di mana segala sendi kehidupan manusia pada zaman itu telah sampai pada titik tertingginya. Namun sungguh teramat sayang ketika kemajuan peradaban tidak membawa pada arah ketakwaan, akhirnya Allah menghukum mereka -masyarakat Zaman Nuh- dengan mengirimkan bencana Banjir Dahsyat. Dari situlah akhirnya orang-orang kafir dibinasakan sementara manusia yang selamat (Nuh beserta umatnya) berkembang biak kembali dan peradaban pun di mulai dari titik 0 lagi.
Dan Jari Tengah (Zaman Nuh) pun akhirnya menjadi BATAS TOLAK UKUR antara 2 episode perjalanan kehidupan manusia. Umat sebelum Zaman Nuh dan Umat sesudah Zaman Nuh.


4. Jari Telunjuk (Zaman Ibrahim).
Mengapa Jari Telunjuk ukurannya malah menjadi lebih rendah (turun) dibanding Jari tengah?
jari_muslim
“Dan sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golongan Nuh”
Kelebihan Zaman Ibrahim adalah Allah menjadikan sosok nabi Ibrahim ini sebagai “Bapaknya” para nabi. Dari sini beliau dijadikan figur ajaran Tauhid bagi orang-orang yang mencari kebenaran. Sebab beliau merupakan orang Paling Pemberani yang pernah ada dalam menyebarkan ajaran paham satu Tuhan.
Dari sebab itulah kenapa Telunjuk saya simbolkan dengan zaman Ibrahim, karena Jari Telunjuk memang merupakan simbol untuk penyebutan angka 1.
Surat 6/161 :
“Katakanlah : “sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus (yaitu) agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus…..”
Kembali ke pertanyaan mengapa ukuran Jari Telunjuk malah lebih rendah dari Jari tengah, itu sangat jelas mensinyalkan bahwa apa yang ada pada zaman nabi Ibrahim (mulai dari ukuran tubuh manusia, ukuran kepintaran manusia, ukuran kemakmuran manusia) semuanya menjadi menyusut di perkecil oleh Allah dibanding dengan kala manusia pada waktu sebelum zaman nabi Nuh. Dan yang paling sangat tampak adalah ukuran tubuh manusia yang dari masa ke masa terus mengalami penurunan. Hingga akhirnya perjalanan waktu tersebut berlaku dari zaman ke zaman menuju sampai pada zaman Muhammad (Jari Jempol). Zaman sisa-sisa.
5. Jari Jempol (Zaman Muhammad).
Surat 16/123 :
“Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) : “Ikutilah agama Ibrahim…”
Surat 36/2-4 :
“Demi Alquran yang penuh hikmah”
 “Sesungguhnya engkau (Muhammad) salah seorang rasul-rasul”
“Di atas jalan yang lurus”.
jari_muslim
Jari Jempol (Zaman Muhammad) adalah jari yang paling pendek dari ke empat jari sebelumnya.
 Mengisyaratkan bahwa apa yang ada pada zaman ini merupakan zaman sisa-sisa kehidupan. Segala keberhasilan kita dalam bidang teknologi yang kita banggakan, tetap tidak akan pernah sanggup untuk melampaui apa yang pernah di capai oleh umat sebelumnya.
Dari itulah Alquran sering kali menegaskan jika umat sebelum kita yang segala sesuatunya lebih tinggi (lebih hebat) saja mampu dibinasakan, apalagi zaman kita !!! Zaman pengulangan !!!
Surat 56/62 :
“Dan sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran?”
Namun disamping itu semua janganlah berkecil hati, sebab di balik rendahnya “derajat” zaman ini (zaman penghabisan) Allah tetap Maha Penyayang terhadap mahluk bernama manusia. Lihatlah betapa akhirnya Dia menurunkan Alquran melalui Muhammad sebagai kitab Ummul Ilmu (Ibu Ilmu). Sejalan dengan istilah pada Jari Jempol itu (Ibu Jari).
“Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Alquran) kepada hambaNya, agar dia menjadi peringatan bagi seluruh alam.”
(QS. Al Furqaan : 1)

Senin, 13 Juni 2016

hadits qudsi dan perbedaannya

Pengertian Hadist Qudsi dan Perbedaannya


Secara bahasa qudsi berasal dari kata qudus yang artinya suci . Yakni,sebuah penyandaran yang bertujuan untuk mengagungkan dan memuliakan Allah yang Maha Suci.Adapun yang dimaksud Hadis Qudsi adalah :
 Sesuatu yang dikabarkan oleh Allah swt kepada Nabi-Nya dengan melalui ilham atau mimpi, yang kemudian Nabi menyampaikan makna dari  ilham atau mimpi tersebut dengan ungkapan kata beliau sendiri .
Dari pengertian di atas bisa disederhanakan yang dimaksud  hadist qudsi adalah sabda Nabi Muhammad saw . yang disandarkan kepada Allah swt. Sebelum beliau menyampaikan perkataannya .
Kalimat yang paling sering digunakan dalampenyampaian hadist qudsi adalah :
“Nabi saw bersabda,Allah swt berfirman” atau dengan menggunakan ungkapan “Rasulullah saw bersabda sebagaimana ia menerima dari Allah swt.”Selain itu dalam hadist qudsi juga sering digunakan perkataan – perkataan seperti : qalallahu , yaqulullahu , fima yarwi anilahi .
Contoh hadist qudsi :
 Dari Abu Dzar Jundab bin Janadah r.a dari Nabi saw berdasarkan berita yang disampaikan Allah Tabaraka wa Taa;a , bahwa Allah telah berfirman , “Wahai hamba-Ku! Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri kamu dan atas hamba – hamba-Ku. Janganlah kalian saling menzalimi…” (H.R.Muslim)
 Perbadaan Hadist Qudsi dan Al-Qur’an
 Walaupun termasuk firman Allah swt , tetapi hadis qudsi bukan merupakan bagian dari ayat ayat Al-Qur’an . Perbedaannya terletak pada redaksi / susunan kalimatnya.Redaksi Al-Qur’an langsung dari Allah swt , sedangkan hadist qudsi maknanya dari Allah dan Redaksinya dari Nabi Muhammad saw .Selain itu Ketika menyampaikan ayat  - ayat Al-Qur’an , kata katanya tidak boleh diganti dengan sinonimnya , sedangkan dalam menyampaikan hadist qudsi boleh digunakan kata kata lain yang semakna .
Perbedaan Hadist Qudsi dan Hadist Nabi
 Antara hadist qudsi dan hadist nabi keduanya berbeda . Hadist Nabi adalah hadist yang disandarkan kepada Nabi Muhammad saw baik makna maupun redaksinya . sedangkan hadist qudsi maknanya dari Allah swt dan redaksinya dari Muhammad saw.
Jumlah hadist qudsi
 Para ulama memperkirakan jumlah hadist qudsi hanya sekitar 100 hadist.Karena sedikitnya jumlah hadist qudsi maka ada beberapa ulama yang mengumpulkannya dalam sebuah kitab . Antara lain :
 Kitab berjudul “al-Kalimah  at-Tayyibah ” oleh Ibnu Taimiyah
 Kitab Berjudul “Adab al-Hadist al-Qudsi” oleh Ahmad Syarbashi
 Kitab Berjudul “al-Ittihafat as-Sunniyyah bi al-Hadis al-Qudsiyyah” oleh Abdur Ra’uf al-Munawi
 Semoga sedikit pengetahuan mengenai hadist qudsi , dan perbedannya dengan Al-Qur’an dan Hadist nabi dapat menambah dan memperkuat iman kita kepada Allah swt .

hadits tentang menuntut ilmu



 Hadist Menuntut Ilmu - Seperti yang kita ketahui bahwa menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim. hukum wajib disini berlaku untuk ilmu agama mencakup ilmu fiqih seperti tata cara shalat, tata cara wudhu dan lain sebagainya. tanpa ilmu agama, maka dikhawatirkan seorang muslim melakukan keasalahan dalam ibadahnya sehingga amal ibadahnya tidak diterima oleh ALLAH SWT. ilmu agama tentu sangat berguna dalam menimbang segala sesuatu yang kita alami selama hidup di dunia yang singkat ini. seseorang yang berpegang kepada Al-Qur'an dan Assunnah maka dia akan menjalani segala aktifitasnya berdasarkan dasar dasar islam, sehingga hidupnya akan berkah dan senantiasa mendapat limpahan rahmat dan pahala dari ALLAH SWT.



Dengan ilmu kita bisa mengetahui mana yang hala dan mana yang haram, denga ilmu kita bisa mengerjakan shalat dengan benar, menjalankan puasa dengan benar serta mampu menyikapi berbagai macam persoalan hidup sesuai syariat islam yang benar. karena seperti yang kita ketahui ditengah perkembangan zaman yang semakin jahiliyah seperti saat ini, ilmu agama sangat penting untuk menimbang segala sesuatu yang muncul dihadapan kita. mereka yang tidak berilmu malah akan berlaku sebaliknya, yaitu menyelesaikan berbagai macam persoalan dengan hawa nafsunya.



Pentingnya belajar dan menuntut ilmu sudah sangat jelas diterangkan ALLAH SWT dan telah dituangkan dalam Al-Quran surat Al Mujadalah sebagai berikut


يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ
  Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)


Ayat tersebut menjelaskan bahwa ALLAH SWT ridho dan senang dengan mereka yang berjihad dalam menuntut ilmu sehingga ALLAH SWT akan mengangkat derajatnya. sehingga sudah jelaslah bahwa seorang muslim yang ikhlas dalam menuntut ilmu akan mendapatkan manfaat dan keutamaan yang besar. ia akan senantiasa hidup dengan cara cara yang islami dan sesuai dengan syariat Nabi Muhammad SAW.



Nah, kali ini muslim fiqih akan menyajikan info mengenai kumpulan dalil dari mahfudzot dan hadist hadist Nabi Muhammad SAW yang membahas tentang fadhilah, keutamaan dan kewajiban seorang muslim dalam menuntut ilmu. berikut kumpulan ayatnya dalam bahasa arab dan latin disertai dengan arti/penjelasannya . . .

Kumpulan Hadist Nabi Tentang Menuntut Ilmu :

اطْلُبُوْا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْد
“Carilah ilmu sejak bayi hingga ke liang kubur.”


مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ  أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ

 "Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya ; dan barang siapa yang ingin (selamat dan berbahagia) di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula; dan barangsiapa yang menginginkan kedua-duanya, wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula". (HR. Bukhari dan Muslim)



مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبُ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ



Artinya : ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi)



مٍطَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ



Menuntut ilmu itu diwajibkan bagi setiap orang Islam” (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)

مَْن سَلَكَ طَرِْيقًا َيلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا ِإلىَ اْلجَنَّةِ (رواه مسلم

Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga (HR Muslim)


مُجَالَسَةُ الْعُلَمَاءِ عِبَادَةٌ . (الديلمى )


“Duduk bersama para Ulama adalah ibadah.” (HR. Al-Dailami)


إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوْا ، قَالُوْا : يَارَسُوْلَ اللَّهِ ، وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ ؟ قَالَ : مَجَالِسُ الْعِلْمِ . (الطبرانى)

“Apabila kamu melewati taman-taman surga, minumlah hingga puas. Para sahabat bertanya,”Ya Rasulullah, apa yang dimaksud taman-taman surga itu?” Nabi SAW menjawab,”majelis-majelis ta’lim/ilmu.” (HR. Al-Thabrani)


إِنَّ مِنْ إِجْلاَلِ اللَّهِ ، إِكْرِامَ الْعِلْمِ وَ الْعُلَمَاءِ ، وَذِى الشَّيْبَةِ الْمُسْلِمِ ، وَإِكْرَامَ حَمَلَةَ الْقُرْاَنِ وَ أَهْلِهِ ، وَ إِكْرَامَ السُّلْطَانِ الْمُقْسِطِ . ( ابوداود والطوسى )


“Termasuk mengagungkan Allah ialah mengormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al-Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil (Abu Dawud, dan al-Thusiy)

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ


“Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan, niscana akan difahamkan tentang urusan agamanya.”

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ ، وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ وَالْحِيتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ، وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ، وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ ، وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
“Barangsiapa menempuh suatu jalan dalam rangka mencari ilmu maka Allah akan tunjukkan baginya salah satu jalan dari jalan-jalan menuju ke surga. Sesungguhnya malaikat meletakan syap-sayap mereka sebagai bentuk keridhaan terhadap penuntut ilmu.Sesungguhnya semua yang ada di langit dan di bumi meminta ampun untuk seorang yang berilmu sampai ikan yang ada di air. Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu dibandingkan dengan ahli ibadah sebagaimana keutamaan bulan purnama terhadap semua bintang. Dan sesungguhnya para ulama’ adalah pewaris para Nabi, dan sesungguhnya mereka tidaklah mewariskan dinar maupun dirham, akan tetapi mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil bagian ilmu maka sungguh dia telah mengambil bagian yang berharga.”

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ النَِّبيُ صلى الله عليه وسلم : لاَحَسَدَ إِلاَ فِي اثْنَتَيْنِ : رَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ مَا لاً فَسُِّلطَ عَلىَ هَلَكِتهِ فيِ الَحقّ ِ, وَ رَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ الْحِكْمةَ فَهُوَ يَقْضِى ِبهَا وَيُعَلِمُهَا (رواه البجاري)

Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. Nabi Muhamad pernah bersabda :”Janganlah ingin seperti orang lain, kecuali seperti dua orang ini. Pertama orang yang diberi Allah kekayaan berlimpah dan ia membelanjakannya secara benar, kedua orang yang diberi Allah al-Hikmah dan ia berprilaku sesuai dengannya dan mengajarkannya kepada orang lain (HR Bukhari)


إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ : إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
 “Apabila manusia telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia.” [HR. Muslim]
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Orang terbaik diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.”



إِنَّ مِنْ أَشَدِّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ القِيَامَةِ عَالِمٌ لَمْ يَنْفَعْهُ اللَّهُ بِعِلْمِهِ . ( البيهقي )


“Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat.” (al-Baihaqy)

تَنَاصَحُوْا فِى الْعِلْمِ ، وَلاَ يَكْتُمْ بَعْضُكُمْ بَعْضُا ، فَإِنَّ خِيَانَةً فِى الْعِلْمِ أَشَدُّ مِنْخِيَانَةٍ فِى الْمَالِ . ( ابو نعيم )

“Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya dari pada berkhianat dalam harta.” (Abu Nu’ai)



Nah, itu tadi sedikit yang bisa kami bagikan mengenai hadits Nabi tentang menuntut ilmu. sebegitu pentingnya ilmu agama sehingga syariat islam mewajibkan setiap muslim untuk senantiasa belajar dan mencari ilmu sebanyak banyaknya agar hidupnya senantiasa diridhoi oleh ALLAH SWT. bahkan telah kita ketahui juga bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap hari setelah selesai shalat subuh berdo’a kepada Allah yang mana dalam doanya beliau senantiasa berharap agar diberi ilmu yang bermanfaat, berikut doanya :


اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
“Ya Allah sesungguhnya saya minta kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, rizqi yang baik dan amalan yang diterima.”


Semoga yang sedikit tersebut bisa bermanfaat dan menambah wawasan serta membuat kita semangat dalam menuntut ilmu. sehingga bagi anda yang sedang menempuh berbagai macam jenjang pendidikan apapun, tetap tidak lupa dalam mempelajari ilmu agama karena seperti yang kita ketahui sesuai hadist Nabi diatas bahwa menuntut ilmu agama hukumnya wajib jika anda beragama islam.

Minggu, 05 Juni 2016

keutamaan sholat tarawih bulan ramadhan

Keutamaan Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan — Bulan ramadhan adalah bulan penuh berkah yang dinanti umat muslim seluruh dunia.Tak luput rasa gembira turut menyertai datangnya bulan suci ramadhan.Karena didalam bulan suci ramadhan umat muslim wajib menjalankan puasa selama 1 bulan penuh.Tak kalah penting dari itu, selama bulan suci ini pun umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat tarawih.

Sholat tarawih hukumnya Sunnah Muakad dan bisa dilaksanakan sendirian atau berjamaah. Pada umumnya, sholat tarawih dilaksanakan dengan rakaat sebanyak 20 rakaat ditambah 3 rakaat sholat witir dan dilaksanakan pada waktu setelah sholat Isya’.
Adapun niat sholat tarawih yaitu :

(Niat Sholat tarawih berjamaah)
 أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا/إِمَامًا للهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini (ma’muman/imaaman) lillahi ta’aalaa.”
Artinya : ” Aku niat Salat Tarawih dua rakaat (menjadi makmum/ imam) karena Allah Ta’ala”

(Niat Sholat tarawih sendiri)
أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى
“Usholli sunnatattarowihi rok’ataini lillahi ta’ala”
Artinya : Artinya: ” Aku niat Salat Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Sholat tarawih juga membawa banyak sekali kemanfaatan.Dilihat dari segi kesehatan, sholat tarawih bisa dianggap sebagai olah raga ringan yang dilakukan malam hari karena pagi harinya orang yang menjalankan ibadah puasa pada umumnya mengurangi aktifitasnya, sehingga orang yang melakukan sholat tarawih pada malam hari tubuhnya tetap fit dan segar bugar meskipun dalam keadaan berpuasa.

Disisi lain, sholat tarawih juga memiliki keutamaan yang sangat mulia, didalam setiap malam sholat tarawih yang dilaksanakan memiliki masing-masing keutamaan yang berbeda dari malam-malam sebelumnya.

Mari kita simak baik-baik 30 keutamaan sholat tarawih :

HIKMAH TARAWIH MALAM ke -1:
 Dosa-dosa orang yang beriman keluar darinya pada malam pertama seperti hari dilahirkan ibunya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -2:
 Dirinya diampuni juga (dosa) kedua orang tuannya jika keduanya beriman.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke 3:
 Malaikat memanggil dari bawah ‘Arsy: Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang lalu!’
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -4:
 Baginya pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur dan Al Furqan (Al Qur’an).
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -5:
 Allah memberinya pahala seperti orang yangshalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjid Aqsha.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -6
 Allah memberinya pahala seperti orang yang melakukan thawaf mengelilingi Baitul Makmur dan bebatuan pun memohonkan ampunan baginya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke 07:
 Seakan-akan dia bertemu Musa as dan kemenangannya atas firaun dan Haman.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -8:
 Allah memberikan kepadanya seperti apa yang telah diberikan-Nya kepada Ibrahim ‘Alaihis Salam.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke-9:
 Seakan-akan dia beribadah kepada Allah seperti ibadahnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke-10:
 Allah memberikan rezeki kepadanya kebaikan dunia dan akhirat.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -11:
 Dirinya keluar dari dunia seperti hari kelahirannya dari rahim ibunya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -12:
 Pada hari kiamat dirinya akan dating seperti bulan di malam purnama.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -13:
 Pada hari kiamat dia akan datang dengan keamanan dari segala keburukan.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -14:
 Malaikat datang untuk menyaksikannya shalat taraweh dan kelak Allah tidak akan menghisabnya
 pada hari kiamat.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -15:
 Para malaikat dan para malaikat pembawa Arsy dan kursi bershalawat kepadanya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -16:
 Allah Subhanahu wa Ta’ala menetapkan baginya kebebasan dari api neraka dan dimasukan ke surga.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -17:
 Diberikan pahala seperti pahala para Nabi.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -18:
 Para malaikat memanggil, ‘Wahai Abdullah, sesungguhnya Allah telah meridhaimu dan meridhai kedua orang tuamu.’
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -19:
 Allah mengangkat derajatnya di surge Firdaus.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -20:
 Dia diberikan pahala para syuhada dan orang-orang shaleh.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -21:
 Allah membangunkan baginya sebuah rumah dari cahaya di surga.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -22
 Pada hari kiamat ia akan datang dengan rasa aman dari semua kesulitan dan kecemasan.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -23:
 Allah membangun baginya sebuah kota di surga.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -24:
 Dikatakan kepadanya, ‘Ada 24 doa yang dikabulkan.’
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -25:
 Allah mengangkat siksa kubur darinya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -26:
 Allah mengangkatnya seperti pahala 40 ulama.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -27:
 Pada hari kiamat ia akan melintasi Shirathul Mustaqim bagai kilat yang menyambar.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -28:
 Allah mengangkatnya 1000 derajat di surga.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -29:
 Allah memberikan ganjaran baginya 1000 hujjah (argumentasi) yang dapat diterima.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -30 :
 SWT berfirman : Hai Hambaku, makanlah buah-buahan di dalam surga dan mandilah engkau dengan air Salsabil dan minumlah dari telaga kautsar, Aku tuhanmu dan engkau hamba-Ku.

Hal tersebut tidak terbantahkan lagi bersumber dari sabda Nabi muhammad S.A.W yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Tholib yang di kutib dari kitab Durrotun Nasihin (kitab kuning).

Begitu muliannya keutamaan sholat tarawih yang hanya ada pada bulan ramadhan, alangkah baiknya jika sebagai umat muslim kita tidak terlewatkan 1 malampun.Karena setiap ibadah yang kita lakukan semata-mata Allah tujukan kepada kita kemanfaatannya baik dunia dan akhirat.

Pesan penulis : Sholatlah kamu, baik itu sholat wajib atau sunnah, karena itu merupakan kebutuhanmu sendiri karena Allah tidak perlu kamu sholati.Allah mewajibkan sholat atasmu karena semata-mata untuk kebaikkanmu diduna dan akhirat.Terutama dibulan ramadhan, mari perbaiki ibadah dan niat kita, karena bulan ramadhan adalah bulan yang mengintrospeksikan amalan 11 bulan kita sebelumnya dan 11 bulan yang akan datang.

keutamaan bulan ramadhan

Keutamaan Bulan Ramadhan Bagi Umat Islam — Telah diwajibkan kepada umat Islam untuk berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan. Bulan kesembilan pada penanggalan Hijriah ini memiliki banyak keutaaman bagi umat Islam, bahkan beberapa menyebutnya bulan seribu bulan.Khusus pada bulan Ramadhan ini, amal kebaikan umat Islam akan dibalas dengan berkah pahala yang berlipat ganda, bahkan bila kita menjalani puasa dengan sempurna, ketika hari lebaran datang, kita akan bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir kembali. Maka kita sebagai umat muslim sudah seharusnya tidak melewatkan bulan Ramadhan dengan kegiatan yang sia-sia, agar lebih termotivasi menjalani bulan puasa dan lebih memahami makna bulan ramadhan itu sendiri, mari kita ketahui bersama apa saja keutamaan-keutamaan bulan Ramadhan, bulan penuh berkah.

1. Bulan Diturunkannya Al-Quran
Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana kitab suci umat Islam (Al-Qur’an) pertamakali diturunkan. Sesuai dengan QS. Al-Baqarah 185 yang artinya:
“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).”
2. Amal Sholeh Yang Berlipat Ganda
Sebagai umat Islam yang menjalankan amalan sholeh dan kewajiban seorang muslim pada bulan ramadhan akan mendapatkan balasan berlipat ganda, sampai sebagai 70 kali lipat sebagaimana terdapat dalam Hadist:
Khutbah Rasululah saw pada akhir bulan Sa`ban “Hai manusia, bulan yang agung, bulan yang penuh berkah telah menaung. Bulan yang didalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang padanya Allah mewajibkan berpuasa. Qiyamullail disunnahkan. Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu,nilainya sama dengan tujuh puluh kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan (HR. Bukhori-Muslim).
 
3. Bulan Pernuh Keberkahan
Pada bulan puasa seorang muslim berkesempatan untuk kembali ke jalan yang baik dan mendapat keberkahan yang nilainya sama dengan seribu bulan. Maka bila seorang muslim pada bulan puasa saja tidak juga memanfaatkan kesempatannya, bulan lain kemungkinan akan lebih buruk lagi. seperti hadits dibawah ini:
“Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu- pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan- syaitan, serta akan dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya.” (HR Ahmad, An-Nasa’l, dan Baihaqi).
 4. Ramadhan Bulan Pengampunan Dosa
Pada bulan Ramadhan juga seorang muslim berkesempatan untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya, bahkan ibadah yang sempurna pada bulan puasa akan menjadikan seorang muslim suci kembali bagaikan bayi yang baru lahir. Sesuai Hadist Shahih:
“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (HR. Bukhari)
“Shalat yang lima waktu, dari jumat ke jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan, merupakan penghapus dosa di antara mereka, jika dia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)

5. Pintu Surga Dibuka, Pintu Neraka Ditutup
Selebar-lebarnya pintu untuk kembali ke jalan yang lurus pada bulan Ramadhan dibuka bagi umat Islam. Sesuai Hadist dibawah ini:
“Jika datang Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka dan syetan dibelenggu.” (HR. Muslim)

6. Bulan yang Mendidik untuk Mencapai Ketaqwaan
Menahan haus, lapar dan amarah merupakan jalan menuju sifat-sifat sabar yang taqwa. Itulah mengapa berpuasa sebulan penuh pada Ramadhan dapat membimbing umat Islam mencapai ketawaan. Sesuai surat dalam Al-Quran yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (QS. Al Baqarah 183)
7. Terdapat Malam Lailatul Qadar
Malam 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan merupakan waktu-waktu yang diantaranya terdapat malam Lailatul Qadar, dimana malam tersebut baik diisi doa-doa yang baik dan mukjizat dapat turun pada umat Islam pada malam Lailatul Qadar tersebut.
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr 1-3)



keutamaan sholat tarwih

Keutamaan Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan — Bulan ramadhan adalah bulan penuh berkah yang dinanti umat muslim seluruh dunia.Tak luput rasa gembira turut menyertai datangnya bulan suci ramadhan.Karena didalam bulan suci ramadhan umat muslim wajib menjalankan puasa selama 1 bulan penuh.Tak kalah penting dari itu, selama bulan suci ini pun umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan sholat tarawih.

Sholat tarawih hukumnya Sunnah Muakad dan bisa dilaksanakan sendirian atau berjamaah. Pada umumnya, sholat tarawih dilaksanakan dengan rakaat sebanyak 20 rakaat ditambah 3 rakaat sholat witir dan dilaksanakan pada waktu setelah sholat Isya’.
Adapun niat sholat tarawih yaitu :

(Niat Sholat tarawih berjamaah)
 أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا/إِمَامًا للهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini (ma’muman/imaaman) lillahi ta’aalaa.”
Artinya : ” Aku niat Salat Tarawih dua rakaat (menjadi makmum/ imam) karena Allah Ta’ala”

(Niat Sholat tarawih sendiri)
أُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى
“Usholli sunnatattarowihi rok’ataini lillahi ta’ala”
Artinya : Artinya: ” Aku niat Salat Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Sholat tarawih juga membawa banyak sekali kemanfaatan.Dilihat dari segi kesehatan, sholat tarawih bisa dianggap sebagai olah raga ringan yang dilakukan malam hari karena pagi harinya orang yang menjalankan ibadah puasa pada umumnya mengurangi aktifitasnya, sehingga orang yang melakukan sholat tarawih pada malam hari tubuhnya tetap fit dan segar bugar meskipun dalam keadaan berpuasa.

Disisi lain, sholat tarawih juga memiliki keutamaan yang sangat mulia, didalam setiap malam sholat tarawih yang dilaksanakan memiliki masing-masing keutamaan yang berbeda dari malam-malam sebelumnya.

Mari kita simak baik-baik 30 keutamaan sholat tarawih :

HIKMAH TARAWIH MALAM ke -1:
 Dosa-dosa orang yang beriman keluar darinya pada malam pertama seperti hari dilahirkan ibunya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -2:
 Dirinya diampuni juga (dosa) kedua orang tuannya jika keduanya beriman.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke 3:
 Malaikat memanggil dari bawah ‘Arsy: Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang lalu!’
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -4:
 Baginya pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur dan Al Furqan (Al Qur’an).
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -5:
 Allah memberinya pahala seperti orang yangshalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjid Aqsha.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -6
 Allah memberinya pahala seperti orang yang melakukan thawaf mengelilingi Baitul Makmur dan bebatuan pun memohonkan ampunan baginya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke 07:
 Seakan-akan dia bertemu Musa as dan kemenangannya atas firaun dan Haman.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -8:
 Allah memberikan kepadanya seperti apa yang telah diberikan-Nya kepada Ibrahim ‘Alaihis Salam.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke-9:
 Seakan-akan dia beribadah kepada Allah seperti ibadahnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke-10:
 Allah memberikan rezeki kepadanya kebaikan dunia dan akhirat.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -11:
 Dirinya keluar dari dunia seperti hari kelahirannya dari rahim ibunya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -12:
 Pada hari kiamat dirinya akan dating seperti bulan di malam purnama.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -13:
 Pada hari kiamat dia akan datang dengan keamanan dari segala keburukan.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -14:
 Malaikat datang untuk menyaksikannya shalat taraweh dan kelak Allah tidak akan menghisabnya
 pada hari kiamat.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -15:
 Para malaikat dan para malaikat pembawa Arsy dan kursi bershalawat kepadanya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -16:
 Allah Subhanahu wa Ta’ala menetapkan baginya kebebasan dari api neraka dan dimasukan ke surga.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -17:
 Diberikan pahala seperti pahala para Nabi.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -18:
 Para malaikat memanggil, ‘Wahai Abdullah, sesungguhnya Allah telah meridhaimu dan meridhai kedua orang tuamu.’
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -19:
 Allah mengangkat derajatnya di surge Firdaus.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -20:
 Dia diberikan pahala para syuhada dan orang-orang shaleh.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -21:
 Allah membangunkan baginya sebuah rumah dari cahaya di surga.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -22
 Pada hari kiamat ia akan datang dengan rasa aman dari semua kesulitan dan kecemasan.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -23:
 Allah membangun baginya sebuah kota di surga.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -24:
 Dikatakan kepadanya, ‘Ada 24 doa yang dikabulkan.’
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -25:
 Allah mengangkat siksa kubur darinya.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -26:
 Allah mengangkatnya seperti pahala 40 ulama.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -27:
 Pada hari kiamat ia akan melintasi Shirathul Mustaqim bagai kilat yang menyambar.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -28:
 Allah mengangkatnya 1000 derajat di surga.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -29:
 Allah memberikan ganjaran baginya 1000 hujjah (argumentasi) yang dapat diterima.
HIKMAH TARAWIH MALAM ke -30 :
 SWT berfirman : Hai Hambaku, makanlah buah-buahan di dalam surga dan mandilah engkau dengan air Salsabil dan minumlah dari telaga kautsar, Aku tuhanmu dan engkau hamba-Ku.

Hal tersebut tidak terbantahkan lagi bersumber dari sabda Nabi muhammad S.A.W yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Tholib yang di kutib dari kitab Durrotun Nasihin (kitab kuning).

Begitu muliannya keutamaan sholat tarawih yang hanya ada pada bulan ramadhan, alangkah baiknya jika sebagai umat muslim kita tidak terlewatkan 1 malampun.Karena setiap ibadah yang kita lakukan semata-mata Allah tujukan kepada kita kemanfaatannya baik dunia dan akhirat.

Pesan penulis : Sholatlah kamu, baik itu sholat wajib atau sunnah, karena itu merupakan kebutuhanmu sendiri karena Allah tidak perlu kamu sholati.Allah mewajibkan sholat atasmu karena semata-mata untuk kebaikkanmu diduna dan akhirat.Terutama dibulan ramadhan, mari perbaiki ibadah dan niat kita, karena bulan ramadhan adalah bulan yang mengintrospeksikan amalan 11 bulan kita sebelumnya dan 11 bulan yang akan datang.

manfaat sholat dhuha

8 Manfaat Sholat Dhuha dan Tata Cara Melakukannya
1. Olahraga Tanpa di Sadari
Penjelasannya sendiri adalah sholat dhuha dilakukan pada saat masih pagi hari yaitu  sekitar pukul 08.00 sampai dengan menjelang dhuhur, dan jam – jam tersebut merupakan waktu yang sangat baik untuk berolahraga, oleh karena itu melakukan sholat dhuha sama saja dengan berolahraga karena nantinya bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tulang serta otot karena setiap persendian bergerak, mulai dari tangan, siku sampai dengan lutut dan kaki. Manfaat gerakan sholat memang dapat memberikan efek olahraga tanpa di sadari.
2. Melancarkan peredaran darah
Selain itu juga sholat dhuha membantu untuk melancarkan peredaran darah yang ada di dalam tubuh manusia karena semua pergerakan dalam sholat dhuha sangat lengkap. Mulai dari mengangkat kedua tangan, membungkuk saat gerakan rukuk, kemudian juga gerakan sujud yang mana kepala berada lebih rendah dibandingkan badan dan darah tersebut juga mengalir ke kepala kemudian pada saat duduk aliran darah dinormalkan kembali.
3. Menormalkan Produksi Hormon
Selain itu juga sangat bermanfaat untuk menormalkan produksi hormon yang ada di dalam tubuh. Jadi sholat dhuha memang sangat bermanfaat dan efektif untuk menjaga kesehatan tubuh, baik untuk bagian tubuh, organ tubuh sampai dengan beberapa cairan dan juga hormone dalam tubuh.
Manfaat sholat dhuha untuk rohani
4. Membuat jiwa lebih tenang
Selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan karena beberapa gerakan yang sangat mempengaruhi kondisi tubuh, sholat dhuha juga sangat bermanfaat untuk menjaga rohani, yang mana nantinya jiwa akan menjadi lebih tenang, terlebih lagi jika rezeki memang sudah dibukakan dan dipermudah di dalam mendapatkan rezeki.
5. Menghilangkan Stress
Selain itu sholat dhuha maupun sholat yang lainnya akan membantu umat muslim untuk bisa mendapatkan ketenangan batin sehingga terhindar dari stress. Stress sendiri merupakan salah satu hal yang sangat mengganggu dan bisa menimbulkan resiko terkena berbagai macam penyakit. Mulai dari mengambil air wudhu sebenarnya sudah bisa membuat batin dan pikiran menjadi tenang namun jika ditambah dengan sholat dhuha tentu saja akan jauh lebih tenang. Jadi menurut sebagian besar orang, melakukan sholat dhuha sendiri memang akan mendapatkan ketenangan dan juga rezekinya lancar sehingga beberapa umat muslim melakukan / menjalankan sholat dhuha setiap hari.
Manfaat Sholat Dhuha Untuk Kecantikan
Kecantikan merupakan salah satu hal yang sangat diimpikan oleh semua wanita, oleh karena itu selain dengan melakukan perawatan, umat muslim bisa juga merawat kecantikan dengan melakukan sholat baik sholat wajib / sholat 5 waktu maupun sunah, salah satunya sholat dhuha.
6. Kebersihan Muka
Selain beberapa manfaat di atas, sholat dhuha juga sangat bermanfaat untuk kecantikan yang mana pada saat berwudhu wajah akan dibasuh dengan air bersih sehingga kulit juga akan selalu terjaga kebersihannya. Kemudian juga pada saat berwudhu dan saat membasuh wajah dengan tepat tentu saja kulit akan kencang sehingga tidak mudah kendur dan memberikan manfaat agar awet muda.
7. Wajah Berseri
Selain itu juga dengan menjalankan sholat dhuha serta sholat 5 waktu tentu saja kecantikan akan terpancar secara alami dengan sendirinya sehingga setelah berwudhu serta menjalankan sholat biasanya wajah seseorang akan terlihat lebih berseri. Dan hal terseut juga sudah banyak yang membuktikannya.
Manfaat Sholat Dhuha Untuk Kesuksesan
Selain berusaha, berdoa juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kesuksesan bagi setiap orang, untuk umat muslim sendiri cara berdoa adalah dengan menjalankan ibadah sholat, termasuk sholat dhuha.
8. Membuka Pintau Rezeki
Pada dasarnya sholat dhuha memang sangat bermanfaat untuk membukakan pintu rezeki, tak hanya itu tetapi juga akan membantu dalam mendapatkan kesuksesan. Namun kesuksesan juga tidak bisa didapatkan hanya dengan berdoa tanpa ada usaha, oleh karena itu agar lebih seimbang dan juga menjadi berkah, semuanya harus dilakukan yaitu dengan berusaha dan ditunjang dengan berdoa, salah satunya dengan menjalankan sholat dhuha tersebut. Jadi itulah beberapa yang perlu diketahui oleh semua umat muslim mengenai manfaat sholat dhuha.
Tata Cara Sholat Dhuha
Sholat dhuha sendiri merupakan kegiatan sholat sunah yang dilakukan dengan tujuan untuk membukakan pintu rezeki bagi umat islam dan hal tersebut memang sudah tertulis di dalam hadist Rasulullah. Namun sebelum kita membahas mengenai apa saja manfaat sholat dhuhabagi umat muslim, kita akan membahas mengenai bagaimana tata cara sholat sunah dhuha terlebih dahulu sehingga nantinya di dalam menjalankan sholat akan lebih maksimal. Dan berikut ini adalah tata cara dari sholat dhuha yang bisa diperhatikan:
1.Yang pertama adalah membaca niat di dalam hati sembari takbiratul ihram, bisa mengucapkan niat menggunakan bahasa Arab maupun bahasa sendiri yang terpenting adalah memang niat untuk melakukan sholat dhuha.
2.Kemudian untuk langkah berikutnya adalah membaca doa iftitah dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah. Kemudian jika sudah selesai dalam membaca surat Al Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat pendek yang dibisa. Namun akan lebih afdol jika membaca surat Asysyams pada rakaat yang pertama dan pada rakaat yang kedua membaca surat Al Lail. Namun jika memang belum hafal, maka bisa membaca surat pendek yang lainnya.
3.Setelah itu melakukan gerakan ruku’ dan juga membaca bacaan tasbih sebanyak tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan gerakan I’tidal serta membacakan bacaannya.
4.Kemudian lakukan gerakan sujud serta membaca tasbih sebanyak tiga kali dan diikuti dengan gerakan duduk di antara dua sujud serta membacakan bacaannya. Setelah itu dilanjutkan dengan gerakan sujud kembali sembari membaca bacaan saat sujud.
5.Setelah semua gerakan tersebut selesai, berarti rakaat pertama sudah selesai, dan pada rakaat kedua, tata caranya sama dengan rakaat pertama. Kemudian setelah rakaat kedua selesai, pada saat tasyahhud akhir selesai, maka ucapkan salam sebanyak dua kali. Dan jika memang di dalam melakukan kegiatan sholat dhuha memilih lebih dari dua rakaat, maka tata caranya juga tetap sama dan di dalam melakukannya juga jika sudah dua rakaat selesai maka salam begitu seterusnya.
Manfaat sholat dhuha memang sangat banyak bagi kesehatan, tidak sampai di situ tentu Allah akan membukakan pintu rezeki bagi kita yang menjalankannya.